Hasan anak Yatim Piatu korban gempa ambon

ilhamalisa Pejuang Kebaikan

Rp. 50.000

dari Rp 10.000.000 yang dibutuhkan

1%

1%

Waktu Donasi Berakhir Bagikan Di Facebook!
Kampanye Ini Mencurigakan? Laporkan

salam

perkenalkan saya ilham dan semalam saya mendapatkan pesan dari teman saya yang mengatakan kondisi saat ini yang terjadi di ambon. kemudian meminta saya untuk membuat galang dana dari salah satu korban gempa yang terjadi di ambon.


Hasan anak 3 Tahun, asal Negeri Tenga-tenga yang ditinggal pergi kedua orang tuanya saat gempa 6,8 Sr mengguncangnAmbon Maluku.


Kala itu hasan bersama kedua orang tuanya hendak pergi di tempat permandian Air panas yang berlokasi di Batu Kuda Negeri tenga-tenga kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah, Maluku Kamis (26/9)

Dalam perjalanan bencana yang tak di harapkan itu terjadi,  sedangkan posisi bapa, mama dan anak berada di lokasi yang rawan longsor.

Guncangan dasyat itu membuat mereka jatuh tertimpa longsor, Aisah Maruapey seketika ditemukan tewas secara tragis, sedangkan Hamid Laisow terlempar jauh dari jasad istrinya berada sekitar 2 meter di bibir pantai, Hamid tewas dalam keadaan memeluk Hasan si bocah malang itu.

Beberapa saat setelah guncangan gempa, seorang warga yang melintas di lokasi tersebut mendengar suara tangisan di balik jurang, setelah mendekati jurang tersebut menelusuri suara tangisan itu,  Wahab warga Negeri tanga-tenga mendapati seorang  bocah (hasan) sedang menangis di pelukan Hamid sang ayah.

Hasan dan Hamid terjepit di reruntuhan longsor, wajah mungil bocah hasan  berlumur darah. Wahab sang malaikat penolong itu segera memanggil warga  lain yang kebetulan melintas dengan sepeda motor.

Hasan di bawah ke rumah sakit Tulehu, namun layanan kesehatan umum itu nampak gempa, tenaga medis dan perlatan seadanya di ungsikan ke Kampus Darusalam Tulehu sebagai posko, Hasan pun di bawah Posko Darusalam.

Hasan memang mendapat penanganan medis,  namun bocah itu nampak murung, entah menahan kesakitan akibat benturan keras yang menimpanya  atau di dalam fikiranya ia bertanya mengapa sudah larut malam, kedua orang tua saya tak kunjung datang menemuinya di lokasi  yang asing baginya ditengah kerumunan orang-orang yang tak satupun ia kenal.

Sabtu (28/9) saat tim medis mengganti perban di kepala Hasan, ia sontak berontak merengek kesakitan, ia memohon agar ada yang menolong dia, sakit yang ia derita sungguh tak sebanding dengan usia bocah itu.


Nampak hasan mengalami luka serius, keterangan dokter kepada keluarga hasan yang hendak mengambil dia, bahwa anak ini mengalami luka serius, ia masih butuh menanganan medis yang intensif meski ia di rawat di Posko pengungsian. (Mohamad Adlu Raharusun)




cara berdonasi
1. klik donasi segera.

2. masukkan jumlah donasi.

3. pilih metode pengiriman.

bersa harapan saya untuk banyak yang terlibat untuk membantu, terima kasih
info lebih lanjut bisa hubungi +62 822-3777-3997 (indra)

Belum Ada Kabar terbaru
Donatur 1
Agen Kebaikan
Rp. 50.000

2019-10-04 06:44:38